Breaking News

Joko Kundi Jadi Dewa! TI Ilegal DAS Kampak Hidup Lagi, Negara Dirampok Siang Bolong




JEBUS – Belum juga jera. Tambang Ilegal TI apung di Daerah Aliran Sungai Kampak, Jebus kembali beroperasi Senin (7/9/2026). Di balik maraknya aktivitas dilarang itu, satu nama diagungkan para penambang: Joko Kundi.


Ia disebut "bos penjamin" yang berani menampung pasir timah Rp 270.000/kg dan "mengurus" aparat. Harga 2 kali lipat dari PT Timah. Komitmen Presiden Prabowo memberantas 1000 tambang ilegal di Babel kembali ditantang.


Nama Joko Kundi kini jadi jimat di kalangan penambang DAS Kampak. Ia dijanjikan siap bertanggung jawab jika ada razia dan membeli semua hasil tambang di tempat.


"Pokoknya yang penting ada yang jadi payung di lokasi. Berani menjamin. Joko siap beli Rp 270 ribu per kilo. Kalau ada jaminan begini masyarakat siap kerja lagi," kata salah satu pengurus TI apung kepada wartawan.


Lebih mengejutkan, sumber yang sama menyebut "Joko juga yang urus" jika ada koordinasi dengan aparat dan media.


Sebelum dirazia gabungan, ratusan unit TI apung pernah beroperasi di satu titik DAS Kampak. Jika dibiarkan, diprediksi puluhan ton pasir timah akan diraup mafia per hari.


Harga beli Rp 270 ribu/kg bukan harga pasar. Itu harga penyelundupan. Diduga kuat pasir timah akan diselundupkan ke luar negeri.


"Negara rugi, lingkungan hancur, UU Minerba dikangkangi. Keuntungannya cuma dinikmati mafia, cukong, dan oknum. Masyarakat cuma dijadikan tameng," ujar warga Kampak geram.


Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap "Joko Kundi" masih ditelusuri. Satpolair dan Polres Bangka Barat diharapkan tidak memberi ruang bagi mafia yang berani menantang hukum.

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - HEADLINE NEWS | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION